Akhir PSBB Proporsional, Empat Pedagang Pasar Tradisional di Subang Positif Covid-19

0
Akhir PSBB Subang 4 Positif
Foto Ilustrasi.

Laporan : Rohman.

Subang, kutipan-news.co.id – Menjelang berakhirnya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kabupaten Subang pada tanggal 12 Juni 2020 mendatang, kasus positif Covid-19 malah terus bertambah.

Dilaporkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kabupaten Subang, Rabu (10/6/2020) kasus positif Covid-19 bertambah 4 orang dan kini menjadi 58 orang.

Dari ke 4 orang positif yang baru tersebut berada di zona klaster covid-19, yakni, tiga orang pedagang pasar Kasomalang dan satu orang pasar Cisalak dan sebelumnya mereka semua mengikuti rapid test massal dan hasilnya reaktif, Kemudian dilanjut tes Swab dan hasilnya baru keluar pagi ini,” kata Jubir TGTPP Covid-19 Subang, dr Maxi dalam Konperensi Persnya di Posko Gugus Tugas Covid-19, Jln.Aria Wangsa Goparana Subang. Rabu, (10/6/2020).

Dijelaskan dr.Maxi, untuk pasien Covid-19 di Subang yang sembuh sampai hari ini berjumlah 16 orang dan hal tersebut tentunya dapat menjadi motivasi bagi pasien lainnya agar secepatnya juga sembuh.

“Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) kali ini atau yang dirawat di rumah sakit total yang sudah dirawat 66 orang, yang sembuh ada 50 dan yang meninggal ada 11 orang. Sehingga yang masih dalam pengawasan di rumah sakit ada 5 orang,” ungkapnya.

Ditambahkannya, Kemudian orang dalam pemantauan (ODP) kita mencatat 5.783 orang dan yang sudah selesai dipantau 5.774, sehingga yang masih dipantau 39 orang.

“Cukup menggembirakan artinya orang-orang dengan resiko sudah sangat menurun,” timpalnya.

Adapun hasil rapid test massal yang hari ini digelar di dua tempat, Pondok Pesantren At-Tawazun dan Pasar Cisalak, dari 55 orang yang dirapid test hasilnya non reaktif atau negatif.

“Jadi rapid test yang diikuti 50 orang, guru dan santri di ponpes at-tawazun hasilnya non reaktif semua, untuk pasar Cisalak, dari sebelumnya 80 orang yang akan dirapid test mereka menolak dan hanya lima orang pedagang pasar Cisalak yang jadi ikut dan hasilnya pun non reaktif,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!