Jangan Bangun Karawang Bangun SD Saja Tak Tuntas, Suhanta : Cellica-Jimmy Dianggap Gagal

0
SDN DI KRW AMBRUK 2

Foto Sekolah SDN Jayakerta II di Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang dengan atapnya yang akan ambruk.

Karawang, kutipan-news.co.id – Suhanta, Ketua DPC LSM Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (Korek) Karawang merasa miris setelah melihat bangunan sekolah SD di beberapa desa yang ada di Karawang seperti tidak tersentuh oleh tangan pemerintah.

Dirinya sangat menyesalkan diambang berakhirnya masa kepemimpinan Pemerintahan Cellica-Jimmy yang tinggal menghitung hari ini tidak bisa menuntaskan sekedar membangun sekolah SD saja.

“Jika dalam 5 tahun masih di temukan sekolah yang tak layak, maka selama 5 tahun Pemerintahan Cellica-Jimmy hanya memberi iming-iming janji politik kepentingannya saja,” ujar Suhanta via WhatsAppnya kepada kutipan-news.co.id, Minggu (5/9/2020).

SDN Kosambibatu III, Dusun Ciguha, Desa Kosambibatu, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang.

Dikatakan Suhanta, sebagai komunitas rakyat ekonomi kecil dirinya sangat kecewa di akhir massa kepemimpinan Cellica-Jimmy tidak menjadikan ciri ciri keberhasilan di dunia pendidikan yang secara jelas telah di atur dalam Undang-undang oleh negara. Dimana berdasarkan UU masyarakat Karawang wajib mendapatkan fasilitas dan hak yang layak dalam dunia pendidikan.

“Cellica-Jimmy sudah kecewakan masyarakat di dunia pendidikan,”timpal Suhanta.

Tapi kenapa, menurut Suhanta hingga saat ini masyarakat Karawang hanya di jadikan korban janji janji kepentingan politik yang hanya ingin menduduki singgasana kepala daerah saja.

SDN Segar Jaya, Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang.

Menurutnya, apakah dunia pendidikan akan menjadi korban bualan politik terus bagi para pemimpin di negeri ini. Padahal, pendidikan adalah salah satu pilar bangsa yang harus menjadi salah satu ujung tombak kemajuan bangsa di masa depan.

“Bagaimana bisa maju membangun bangsa, jika pendidikan anak bangsa tidak di utamakan,” papar Suhanta dengan nada kecewa.

Lebih lanjut Suhanta mengatakan, Apakah masyarakat masih percaya, jika selama 5 tahun membangun sekolah SD masih ada yang lolos tidak di perhatikan, jangan sampai masyarakat terus di jadikan kepuasan politik yang tidak jelas juntrungnya saja.

“Mereka harusnya tanggung jawab, dan bicarakan kepublik jika kinerja mereka selama 5 tahun kebelakang di dunia pendidikan itu apa saja, kalau hanya cuma memberikan program beasiswa membagikan uang ke masyarakat mah itu bukan kebanggaan, membangun baru kebanggaan,” tegas Suhanta.

SDN Kedung Jaya I, Desa Kedung Jaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

Masa mebangun sekolah SD saja mereka ga bisa, apalagi kalau membangun karawang, masyarakat Karawang saat ini sudah jengah dengan apa yang terjadi saat ini,” beber Suhanta.

Suhanta menyayangkan jika kepemimpinan yang tidak jelas JUNTRUNGNYA bisa membawa malapetaka buat masyarakat, Tapi hanya membuat subur para pemimpinnya saja

“Kalau memang benar membangun, berapa sekolah SD yang sudah di bangun di pemerintahan Cellica-Jimmy, jangan dulu bilang bangung Karawang, sekolah SD saja buktikan berapa yang sudah di bangun sama mereka

Masyarakat harus pandai memilih pemimpin, jangan cuman lihat visi misi nya saja,”pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!