DPD Rajawali Pertanyakan Keberadaan Kereta Kencana Milik Pemkab Purwakarta
Purwakarta, kutipan-news.co.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (DPD Rajawali) Kabupaten Purwakarta, Nana Cakrana, mempertanyakan keberadaan Kereta Kencana milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta yang sudah lama tidak terlihat di Gedung Negara Sekretariat Daerah Purwakarta.
Menurut Nana, kereta tersebut merupakan aset daerah yang pembuatannya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Purwakarta, sehingga keberadaannya harus jelas dan terdata.
“Keberadaan Kereta Kencana itu harus jelas ada di mana sekarang. Karena ini adalah aset Pemkab. Jika sedang dipinjam atau disewa, harus dijelaskan status hukumnya. Kalau disewa, berapa nilai sewanya per bulan? Kalau dipinjam, siapa peminjamnya dan sampai kapan? Jangan dibiarkan tanpa kejelasan seperti ini,” tegas Nana saat ditemui sejumlah awak media di Kantin Kantor Kominfo Purwakarta, Jumat (11/7/2025).
Nana juga menyinggung pentingnya kehadiran Kereta Kencana dalam momen Hari Jadi Purwakarta, yang dalam waktu dekat akan diselenggarakan. Ia menyayangkan jika kendaraan ikonik itu tidak ditampilkan sebagaimana tradisi pada perayaan-perayaan sebelumnya.
Lebih lanjut, Nana mengingatkan bahwa di era kepemimpinan Bupati Dedi Mulyadi, Kereta Kencana kerap digunakan dalam berbagai acara resmi, termasuk pada tingkat nasional hingga internasional. Bahkan, menurutnya, kendaraan tersebut pernah digunakan dalam prosesi pelantikan Presiden Joko Widodo pada periode pertama.
“Kereta Kencana ini dulunya menjadi simbol kebanggaan dan dikenal hingga ke seluruh penjuru negeri. Jangan sampai nasibnya kini tidak jelas,” tandasnya.(red)
