Geger Kiriman Kotoran Kambing, Ini Keputusan Ketua DPRD Karawang & Anggotanya

0
IMG-20230303-WA0012

Karawang, Kutipan-news.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang akhirnya menggelar konferensi pers dan menyeret pelaku pengiriman paket kotoran kambing untuk meminta maaf di hadapan publik dan para awak media di ruang lobby Kantor DPRD Karawang, Jumat (3/3/23).

Permohonan maaf yang dilakukan pelaku Pengirim Kotoran Kambing berinisial A, akhirnya mendapatkan pintu maaf oleh para pihak pimpinan fraksi Partai berikut Ketua DPRD dan Anggotanya.

Hal itu disampaikan, Pimpinan Fraksi Partai Gerindra dan PKS ketika ditanya sikap kedua lembaga Partai besar tersebut atas dugaan pelecehan yang terjadi.

Mereka akhirnya kompak menyatakan bahwa secara pribadi memaafkan, tanpa bisa menegaskan sikap apa yang diambil partainya.

“Secara pribadi ya jika seseorang sudah meminta maaf, saya tentunya harus memaafkan. Dan berharap hal ini tidak terulang kembali. Namun terkait hal lainnya kami punya pimpinan,” ucap Endang Sodikin, Ketua Fraksi Partai Gerindra saat konferensi pers mengatakan di hadapan para awak media.

Ditempat yang sama Dedi Sudrajat, Wakil Ketua Fraksi Partai PKS juga senada mengucapkan hal yang sama, bahwa dirinya telah memaafkan perlakuan pelaku.

“Jujur memang secara pribadi juga kecewa, setelah mendapatkan penjelasan kronologi dari pelaku atas nama Asep. Secara pribadi kami memaafkan, tapi jangan sampai terulang kembali,” singkat Dedi.

Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Budianto pun juga menegaskan bahwa secara pribadi dirinya telah memaafkan namun secara kelembagaan, pihaknya belum bisa memberikan sikap terkait permasalahan tersebut. Apakah akan lanjut mengambil langkah hukum atau memaafkan seseorang yang berinisial H (penyuruh pelaku pengiriman paket kotoran kambing tersebut).

“Secara pribadi saya juga memaafkan. Namun secara kelembagaan saya belum bisa menentukan seperti apa, tapi paling tidak nanti kita akan membicarakannya lagi,” tutur Budianto.

Disinggung ketegasan dirinya atas marwah DPRD yang diduga telah dilecehkan, Budianto perlahan hanya mengatakan bahwa DPRD adalah lembaga kolektif kolegial yang harus membahas hal tersebut secara menyeluruh bersama pimpinan DPRD yang lain dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Karena memang DPRD inikan kolektif kolegial, kang Asep (Pengirim Kardus Paket Kotoran Kambing) juga menyampaikan bahwa ini ada yang menyuruh, oleh karenanya permasalahan ini harus dibicarakan secara konferhensif karena kita tidak bisa mendengarkan hanya sepihak. Sehingga sikap secara kelembagaannya kita tunggu saja nanti,” ujar Budianto.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!