Lomba Cerdas Cermat dan Mobile Legends di Politeknik TEDC Bandung Jadi Ajang Pelajar SMA Tunjukkan Prestasi

Bandung, Kutipan-news.co.id – Semangat kompetisi dan gairah belajar terpancar di lingkungan kampus Politeknik TEDC Bandung saat kegiatan Open House 2026 digelar meriah sejak 18 hingga 22 Mei 2026. Tidak hanya menjadi ajang pengenalan kampus, kegiatan ini juga diwarnai lomba edukatif dan kompetitif yang mampu menarik antusiasme pelajar dari berbagai sekolah di Bandung Raya.
Dua kegiatan utama yang paling menyita perhatian peserta adalah lomba Cerdas Cermat bertajuk “Rangking 1” serta turnamen E-Sport Mobile Legends. Kedua perlombaan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan akademik sekaligus kreativitas dan strategi di era digital.
Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Politeknik TEDC Bandung, Ari Sudrajat mengatakan, kegiatan open house tahun ini dirancang lebih interaktif agar mampu membangun kedekatan kampus dengan para pelajar tingkat SMA dan sederajat.
“Pada kegiatan open house ini kita mengadakan dua lomba, pertama lomba Rangking 1 atau cerdas cermat, yang kedua lomba E-Sport Mobile Legends. Untuk Rangking 1 dilaksanakan dalam satu hari, sedangkan E-Sport berlangsung selama dua hari,” ujar Ari Sudrajat di sela kegiatan, Selasa (19/5/2026).
Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Sebanyak 32 sekolah menengah atas ikut ambil bagian dalam lomba Rangking 1. Sementara untuk kompetisi Mobile Legends, hampir 30 tim turut bertanding memperebutkan gelar terbaik.
Menurut Ari, tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa dunia pendidikan saat ini membutuhkan ruang yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga wadah pengembangan minat, bakat, dan kepercayaan diri siswa.
“Untuk Rangking 1 ada 32 sekolah SMA yang ikut. Namun antusiasme lebih banyak pada E-Sport Mobile Legends, hampir 30 tim yang ikut,” katanya.
Lomba Rangking 1 sendiri berlangsung kompetitif. Para peserta harus melewati beberapa tahapan pertanyaan dengan tingkat kesulitan berbeda hingga tersaring menjadi dua peserta terbaik. Dalam perlombaan tersebut, panitia hanya menetapkan juara pertama dan juara kedua.
Dari hasil akhir kompetisi, Julia Nur Wahyuni berhasil keluar sebagai Juara 1 setelah mampu menyisihkan peserta lain dalam babak penentuan. Sementara posisi Juara 2 diraih Raihan Pratama dari SMA Negeri 1 Parongpong.
Raihan mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberinya pengalaman baru sekaligus menambah wawasan akademik.
“Saya tertarik mengikuti kegiatan seperti ini karena bisa menambah kemampuan di bidang akademik saya,” ujarnya.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi gambaran bagaimana dunia pendidikan mulai bergerak mengikuti perkembangan zaman. Di satu sisi, kecerdasan akademik tetap diasah melalui kompetisi cerdas cermat. Di sisi lain, dunia digital dan E-Sport juga diberi ruang sebagai bagian dari kreativitas generasi muda.
Melalui kegiatan Open House ini, Politeknik TEDC Bandung ingin menumbuhkan semangat belajar, membangun mental kompetitif yang sehat, sekaligus mempererat hubungan kampus dengan pelajar di Bandung Raya.
Redaksi kutipannews.co.id menilai, kegiatan semacam ini menjadi contoh positif bagaimana lembaga pendidikan tidak hanya hadir sebagai tempat belajar formal, tetapi juga ruang tumbuh bagi potensi generasi muda di berbagai bidang.
(ifal/red)
