Forum BLKK Subang Ajak Pihak Swasta Bantu Program Pelatihan
Laporan: Rohman.
Subang, kutipan-news.co.id -Forum Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Se-Kabupaten Subang, mengajak pihak swasta ikut terlibat aktif dalam membantu program pelatihan di BLK Komunitas yang ada di kabupaten Subang, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
“Hal itu diungkapkan Ridwan, Kepala BLKK Ponpes Darul Falah Desa Cimanggu Kecamatan Cisalak usai menemui Kepala Bidang Pelatihan & Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Subang, Estutianto, di kantornya Jalan Mayjen Soetoyo, Kota Subang. Sabtu, (8/8/2020).
Menurut Ridwan yang mewakili Forum BLK Komunitas se kabupaten Subang, mengatakan bahwa BLK Komunitas sebaiknya dibantu pihak swasta dalam pelaksanaan pelatihan melalui dana CSR perusahaan.
“Amanat presiden Jokowi, bank dan pihak swasta harus ikut mendukung program pelatihan berbasis kompetensi melalui Balai Latihan Kerja Komunitas yang hampir ada di semua pelosok daerah di Indonesia, sehingga lebih terlihat nilai empowering masyarakatnya dan tidak mengandalkan dana pemerintah,” ujarnya.
Dirinya juga meminta disnakertrans Subang memfasilitasi pertemuan para kepala BLK-K kabupaten Subang dengan perwakilan perusahaan yang ada di Subang.
“Kami sudah meminta melalui Kabid Lattas Disnakertrans Subang agar Forum BLK Komunitas di Subang dipertemukan dengan perwakilan perusahaan yang ada di kabupaten Subang untuk program ini,” ungkapnya.
Ditambahkan Ridwan, keberadaan BLK Komunitas di kabupaten Subang perlu ditingkatkan intensitas pelatihannya, saat ini pelaksanaan pelatihan hanya bergantung dana kementerian tenaga kerja.
“Perlu peran pemerintah, supaya BLK komunitas tidak banyak nganggur karena mengandalkan dana kemnaker, apalagi 5 BLK Komunitas di Subang itu berbeda program keahliannya, ada menjahit, komputer, olah hasil kopi, automotif dan bahasa asing dengan fasilitas yang lengkap,” tandasnya.
Sementara itu, Kabid Lattas Disnakertrans Kabupaten Subang, Estutianto mengakui telah menerima aspirasi para pengelola BLK di kabupaten Subang itu.
“Iya, saya sudah menerima aspirasi para pengelola BLK Komunitas di kabupaten Subang, nanti kami kaji terlebih dahulu,” terangnya.
