Tekan Kriminalitas, Pemkab Purwakarta Perluas Pengawasan CCTV hingga Wilayah Perbatasan
Purwakarta, kutipan-news.co.id – Banyak warga Purwakarta yang mengeluhkan kondisi keamanan di sekitar jembatan Ciherang, tepatnya di depan RSU Ramahadi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.
Minimnya pengawasan melalui kamera CCTV dinilai membuat kawasan tersebut rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan, termasuk aksi begal dan aktivitas mata elang (matel).
Keluhan tersebut kemudian mendapat respons dari Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein. Ia memastikan kawasan tersebut akan menjadi salah satu titik yang dipasangi CCTV dalam program peningkatan sistem pengawasan keamanan di Kabupaten Purwakarta.
Menurutnya, saat ini Pemerintah Kabupaten Purwakarta telah memiliki CCTV yang tersebar di sejumlah titik.
Pengadaan dan pemasangan CCTV tersebut akan terus ditingkatkan untuk memperkuat keamanan serta kewaspadaan di wilayah Purwakarta.
“Di Purwakarta itu sudah ada 23 titik CCTV dengan 40 CCTV di beberapa titik, sudut-sudut kota dan daerah yang kita anggap perlu,” ujarnya pada awak media saat ditemui di Kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Purwakarta, Jumat (28/8/2026).
Om Zein mengungkapkan, pemerintah daerah kini tengah melakukan proses peningkatan jumlah kamera pengawas secara signifikan. Rencananya, jumlah CCTV akan ditambah hingga mencapai 65 titik dengan 195 kamera CCTV.
Dengan penambahan tersebut, total jaringan pengawasan ditargetkan mencapai 88 titik dengan 235 CCTV di berbagai wilayah Kabupaten Purwakarta.
“Sekarang ini on process. Kita tingkatkan untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan. Kita tambah empat kali lipat CCTV di 65 titik dan 195 CCTV,” ungkapnya.
Pemasangan CCTV tidak hanya difokuskan di pusat kota. Pemerintah juga akan menempatkan kamera pengawas di sejumlah wilayah yang dianggap rawan, termasuk kawasan perbatasan antar kabupaten.
Beberapa lokasi yang disebut menjadi perhatian di antaranya Kiarapedas, yang berbatasan dengan Subang; Cibatu, perbatasan Purwakarta dengan Subang; Maniis, perbatasan dengan Cianjur; Cilangka, perbatasan dengan Karawang; serta Cikopo, yang juga menjadi salah satu kawasan perbatasan Purwakarta dengan Karawang.
Selain kawasan perbatasan, CCTV juga akan dipasang di sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih, termasuk jembatan Ciherang depan Ramahadi.
“Di sudut-sudut kota, sudut-sudut daerah, sudut-sudut wilayah, di area-area yang kita anggap rawan dan area-area yang kita anggap perlu,” jelasnya.
Om Zein meminta masyarakat bersabar karena proses pemasangan dan pengembangan sistem CCTV tersebut masih berjalan.
Ia berharap keberadaan kamera pengawas yang semakin masif dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminal di Purwakarta.
“Pokoknya sabar, on process. Jadi ke depan tidak ada lagi tempat di Purwakarta untuk pelaku kriminal. Ke mana pun dia pergi maka akan terawasi oleh kamera CCTV,” tegasnya.
Menurut Om Zein, sistem pengawasan tersebut diharapkan dapat membantu aparat dalam melakukan pemantauan sekaligus mempercepat proses identifikasi apabila terjadi tindak kriminal.
Dengan perluasan jaringan CCTV hingga kawasan rawan dan perbatasan, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap tingkat keamanan dan kewaspadaan masyarakat semakin meningkat.
Bukan hanya jembatan depan Ramahadi, tetapi titik-titik rawan lainnya juga akan masuk dalam radar pengawasan pemerintah. (Nana Cakra)
