Sebanyak 100 Kepala Keluarga Di Desa Panyadap Terdampak Banjir Bandang Akibat Tanggul Jebol
Bandung, Kutipan-news.co.id- Tanggul Sungai Cisunggalah jebol menyebabkan banjir bandang di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Kamis (11/11/2021).
Akibatnya tiga rumah rusak berat dan dua rumah rusak ringan.
Kini warga dan petugas gotong royong membersihkan, rumah dan fasilitas umum, dari lumpur sisa banjir.
Menurut Sekretaris Desa Panyadap, Dany Isnendar, yang terdampak banjir tersebut dua RT di RW 1 Desa Payadap, yakni RT 1 dan RT 2.
“Akibat tanggul jebol ada 3 rumah rusak berat dan 2 rumah rusak ringan,” ujar Dany, di lokasi terjadinya banjir.
Dany mengatakan, selain itu ada kerugian materi lain karena warga tak sempat mengamankan barang-barangnya.
“Isi rumah seperti lemari, kursi, kasur, perhiasan, ada juga uang yang terbawa arus air. Yang terdampak dari dua RT kurang lebih ada 100 kepala keluarga,” kata Dany.
Dany mengatakan, untuk langkah awal, pihaknya sementara membereskan dulu puing-puing reruntuhan akibat banjir.
“Untuk antisipasi, kemungkinan datang lagi kiriman air, untuk sementara memperbaiki dulu tanggul,” tuturnya.
Untuk sementara tanggul jebol tersebut ditutupi dengan karung-karung yang ditumpuk berisikan pasir.
“Yang jebol itu, tanggulnya kurang kuat, sedangkan debit airnya cukup tinggi, dan sungainya yang semakin dangkal,” jelas Dany.
Menurut Dany, tanggul yang jebol itu hanya sambungan di TPT lama karena air terus-terusan meninggi setiap tahunnya.
“Itu swadaya masyarakat dibangun, tapi tak optimal,” ucapnya. (red)
