Bulog Buka Kesempatan Mahasiswa Teliti Sistem Pangan Nasional

Cimahi, Kutipannews.co.id – Perum Bulog membuka ruang lebih luas bagi kalangan akademisi untuk melakukan penelitian di lingkungan Bulog di seluruh Indonesia. Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam membangun keterbukaan informasi sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda terhadap sistem pangan nasional.
Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han menegaskan, mahasiswa yang tengah menyusun disertasi, tesis maupun penelitian ilmiah lainnya kini dipersilakan melakukan riset langsung di Bulog.
“Silakan mahasiswa datang dan meneliti di Bulog. Kami terbuka agar dunia kampus mengetahui apa yang dikerjakan Bulog dan apa hasilnya bagi masyarakat,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Peran Kampus dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan untuk Cadangan Pangan Pemerintah di Gudang Bulog Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2026).
Ia menjelaskan, keterbukaan tersebut sebelumnya belum dilakukan secara luas. Kini Bulog ingin menghadirkan ekosistem pangan yang bisa dipelajari langsung oleh mahasiswa, terutama terkait penyerapan gabah petani.
Melalui Inpres Nomor 4 Tahun 2026, pemerintah menetapkan harga gabah dibeli Bulog sebesar Rp6.500 per kilogram dari Sabang sampai Merauke. Kebijakan itu dinilai memberi perlindungan bagi petani agar tidak terjebak permainan tengkulak serta mendorong kesejahteraan keluarga petani melalui sektor pertanian.
(ifal).
