Bupati, Wabup dan Sekda Karawang Sambut HUT PDAM Tirta Tarum Ke-39 : Wujudkan Layanan Berkeadilan

0

Karawang, Kutipannews.co.id – Menembus usia 39 tahun bukan lagi soal bertahan hidup, melainkan tentang bagaimana membuktikan taji. PERUMDAM Tirta Tarum Karawang membuktikan hal itu. Di bawah komando Dr. Ade Dikdik Isnandar, BUMD pangan air ini tidak sekadar memperingati hari jadi pada Senin (25/05/26), tetapi sedang mendeklarasikan sebuah lompatan besar.

 

Hadirnya trio pengambil kebijakan tertinggi Karawang—Bupati Aep Syaepuloh, Wabup Maslani, dan Sekda Asep Aang—menjadi sinyal kuat bahwa Tirta Tarum adalah pilar strategis pembangunan daerah, bukan sekadar pelengkap ornamen birokrasi.

“Tema ‘Mewujudkan Layanan Berkeadilan‘ ini bukan slogan pemanis bibir. Ini refleksi mendalam dan arah radikal perusahaan untuk mentransformasi kualitas pelayanan,” tegas Ade Dikdik berapi-api.

 

Tajam dan terukur. Tengok saja rapor keuangannya. Tirta Tarum sukses membungkam keraguan publik lewat performa finansial yang melesat eksponensial. Berdasarkan audit berbasis SAK EP per Desember 2025, perusahaan mengantongi opini Wajar Tanpa Pengecualian. Angkanya pun bicara keras: jika pada 2023 laba bersih berada di angka Rp8,1 miliar, maka di tahun 2025 angka itu melonjak drastis menjadi Rp17,2 miliar! Imbasnya, dividen sebesar Rp9,4 miliar siap disetor ke kas daerah tahun ini. Sebuah bukti nyata bahwa transparansi dan profesionalisme bisa berjalan beriringan.

 

Namun, Redaksi mencatat pesan krusial: corporate social responsibility tidak boleh melupakan akar rumput. Di balik selebrasi umrah pegawai dan santunan anak yatim, tantangan nyata ada pada perluasan jaringan. Target ekspansi SPAM hingga 350 liter per detik di Telukjambe Barat, Tegalwaru, hingga Klari dan Rengasdengklok hingga 2028 adalah harga mati.

 

Air bersih adalah hak dasar yang setara. Langkah Tirta Tarum yang kini dikategorikan “sehat” oleh BPKP Jawa Barat harus menjadi motor penggerak demi memastikan tidak ada satu pun warga Karawang yang terabaikan. Perjuangan belum usai, inovasi tak boleh berhenti! (Bang/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!