Siswi SDN 1 Nagrikidul Meninggal Diduga Usai Vaksin MR, RAJAWALI Desak Investigasi Terbuka
Purwakarta, kutipan-news.co.id- Seorang siswi kelas 1 SDN 1 Nagrikidul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, bernama Tania, meninggal dunia setelah sempat dirawat 2 hari di RS Anang Abdul Radjak.
Tania meninggal diduga karena Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setelah, Tania menerima vaksin Measles Rubella (MR) dari petugas UPTD Puskesmas Purwakarta pada tanggal 26 Agustus 2026 lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan vaksinasi MR tersebut merupakan bagian dari program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dilaksanakan di lingkungan sekolah.
Soal meninggalnya Tania ini mendapatkan sorotan dari pengurus DPD Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) Kabupaten Purwakarta.
Saepul Hamzah mengungkapkan turut berbela sungkawa atas adanya kejadian tersebut, dirinya meminta agar adanya transparansi terkait kejadian tersebut.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya ananda Tania. Sebagai lembaga kontrol sosial, kami meminta agar ada kejelasan dan transparansi terkait penyebab pasti meninggalnya almarhumah,” ujarnya ketika ditemui Selasa, 15 September 2026.
Menurut Saepul, keluarga korban berhak mendapatkan penjelasan medis yang utuh. “Kami berharap Dinkes, Puskesmas, dan Komnas KIPI segera melakukan investigasi secara terbuka. Jangan sampai ada simpang siur. Orang tua berhak tahu apakah ini terkait vaksin atau faktor lain,” lanjutnya.
Saepul juga meminta agar proses pendampingan kepada keluarga korban dilakukan secara maksimal. “Pemerintah daerah wajib hadir. Baik dari sisi medis, psikologis, maupun administrasi. Ini penting agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat terkait program imunisasi,” tambahnya. (Nana Cakra)
