Makna Guru Adalah Jembatan Cita-Cita Bangsa

0

Laporan : Riew S.

Sukabumi, kutipan-news.co.id – Pemkot Kota Sukabumi, siap mendukung dalam merealisasikan Indonesia Emas 2024. “Peran guru bertanggung jawab besar, untuk mencetak generasi muda yang berkualitas”Ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, usai memimpun upacara HUT PGRI dan Hari Guru di Lapang Merdeka Kota Sukabumi. Senin (25/11/2019).

Untuk itu, Fahmi menyebut pihaknya berupaya maksimal untuk merealisasikannya. Hal ini, sebagai bentuk dukungan pemkot Sukabumi terhadap pemerintah pusat.

“Mendukung pemerintah pusat, berupaya mewujudkan generasi berkualitas,”tandasnya.

Kendati saat ini, sumber daya guru memiliki keterbatasan baik kualitas maupun kuantitas. “Kita minta dukungan pemerintah pusat, membantu daerah dalam melengkapi kulitas dan kuantitas guru,”tuturnya.

Soal kesejahteraan guru, F1 sebutan Wali Kota Sukabumi mengaku, telah ada pembicaraan untuk mensuport berbagai kegiatan lembaga guru yang tergabung di PGRI.”Kita siap suport berbagai kegiatan PGRI,”terang Fahmi.

Menurut Ketua PGRI Kota Sukabumi, Saepurohman Udung, harapan PGRI Kota Sukabumi hanya satu. Guru bisa menjembatani sesuai dengan harapan orang tua, pemerintah dan masyarakat.

“Diproyeksikan, Guru harus bisa menjembatani harapan orang tua, Pemerintah dan masyarakat sesuai cita-cita,”Ucapnya.

Disamping itu, kesejahteraan guru merupakan harapan besar PGRI. Sesuai misi nya meningkatkan harkat dan martabat serta kesejahteraan guru.

“Dengan guru sejahtera, tentunya akan bekerja dengan baik. Dan apa yang menjadi harapan tentunya akan bisa terwujud,”ujarnya.

Sekaitan dengan banyaknya status guru honorer, Udung menjelaskan
PGRI juga terus memperjuangkan mereka dengan meningkatkan kompetensi guru honorer tersebut.
“Kita memberi kesempatan, untuk mengikuti seleksi Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K)  dan CPNS,”imbuhnya.

Salah satu upaya, PGRI juga telah menjadwalkan pelatihan bagi guru honerer untuk mengikuti seleksi.

“1-3 Desember nanti, sebanyak 200 orang guru honorer mengikuti pelatihan untuk persiapan seleksi,”Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *