Penegakan Hukum di Karawang Dianggap Tumpul, Pakar Hukum Ini Kritisi Kinerja Kejari

0

Karawang, kutipan-news.co.id Salah satu Pakar hukum dari Universitas Buana Perjuangan Karawang, Gary Gagarin SH.MH, mengkritisi apa yang dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang dengan lambannya proses penanganan kasus korupsi di Karawang.

“Terkait dengan kinerja Kejari memang sejauh ini yang saya lihat khusus penanganan kasus korupsi dengan tindak pidana khusus pergerakannya cukup lambat. Beberapa kali saya menangani kasus tersebut perkaranya mandek hingga satu tahun dan hingga kini penanganan kasusnya belum jelas seperti apa,”ucap Gary Gagarin mengatakan kepada kutipan-news.co.id saat di temui di ruang kerjanya. Selasa ( 10/12/19).

Dikatakan Gary, bahkan saat ini dirinya menilai dengan kasus pidana korupsi yang sebelumnya telah digembor-gemborkan di media dalam waktu dekat akan menetap tersangka hingga kini masih belum juga terbukti.

“Dalam penanganan kasuskan ketika kita berbicara harus punya bukti realnya, ketika kita punya bukti baru kita bicara. Jangan seolah-olah kita mendahului,”katanya.

Gary juga memaparkan, ketika Kejari Karawang sudah berani menyebutkan beberapa dinas, seharusnya itu sudah 80 persen lebih sudah cukup alat bukti.  Artinya ketika sudah cukup alat bukti kenapa harus lama-lama, tingal tetapkan saja tersangkanya.

“Tetapi ketika dia tidak menetapkan tersangka dan ada alasan belum menerima BPKP di Jabar, itu betul apa tidak,? sudah di terima apa belum,? nah kemarin proses penyidikannya seperti apa,? kok bisa nyebutin beberapa dinas tapi belum pegang bukti BPKP nya,” timpal Gary.

Gary juga mengatakan jangan sampai nanti ternyata surat BPKP sudah di terima, tapi surat BPKP nya sudah di sebutkan, yang pasti hal tersebut akan jadi masalah dikemudian hari.

“Tinggal dilihat saja nanti, ini mau  seperti apa arahannya. Jika sudah  menyebutkan dua dinas, alat bukti itu seharusnya bisa di proses,”ungkap Gary.

Gary menegaskan kasus di Karawang saat ini kebanyakan mandek, kita disini sebagai masyarakat ingin setiap instansi penegak hukum itu menjalankan pungsinya sebagai mana yang diamanatkan oleh undang-undang, jangan sampai penegak hukum kita tumpul.

“Disini kita harus bersikap mengkritisi apa yang dilakukan oleh pihak Kejari Karawang, karena apabila mereka tidak memperbaiki kinerjanya yang saya takutkan masyarakat Karawang ini apatis terhadap penegakan hukum di kejaksaan.

Jadi masyarakat ini pasti akan bilang, ah percuma laporan kasus ke kejaksaan tidak akan ada hasilnya dan percuma lama, nah biasanya masyarakat akan berpikir seperti itu,”bebernya.

Dirinya sangat menyayangkan, padahal pungsi kejaksaan itu sebagai salah satu kriminal Justice Sistem dalam penegakan kriminal di Indonesia, sehingga setiap instansi itu harus punya marwah masing-masing dan harus bersikap profesional.

“Masyarakat itu sekarang sudah punya ekspestasi yang luar biasa ke Kejari Karawang, karena kasus korupsi yang di tangani beberapa hari ini dan beberapa minggu kebelakang. Apalagi di Karawang itu sangat butuh sosok para penegak hukum yang punya kredibilitas dan integritas,”pungkasnya (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *