Polresta Bandung Jaring Bibit Atlet Muda Lewat Kejuaraan E-Sports Kapolri Cup

.
KAB. BANDUBG, kutipannews.co.id – Semangat kompetisi dan antusiasme generasi muda mewarnai Gedung Sabilulungan Polresta Bandung, Kabupaten Bandung, Rabu (24/6/2026). Sejak pagi hingga malam hari, puluhan atlet muda e-sports menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Turnamen E-Sports Kapolri Cup, sebuah ajang yang tidak hanya menghadirkan persaingan sehat, tetapi juga membuka jalan lahirnya talenta-talenta baru di dunia olahraga elektronik.
.
Turnamen yang diselenggarakan oleh Polresta Bandung bekerja sama dengan Indonesia Esports Association (IESPA) Kabupaten Bandung, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung, serta Telkomsel tersebut diikuti oleh 80 peserta yang tergabung dalam 16 tim. Seluruh peserta merupakan warga Kabupaten Bandung yang bersaing memperebutkan kesempatan melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Di balik sorak dukungan para pendukung dan ketegangan pertandingan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa e-sports kini telah berkembang menjadi wadah pembinaan generasi muda yang sarat nilai positif, mulai dari kemampuan berpikir strategis, kerja sama tim, hingga sportivitas.
.
Kanit Tipidter Polresta Bandung, Yopi Rizki Ariztian, mengatakan bahwa turnamen tersebut merupakan bagian dari rangkaian Kapolri Cup sekaligus upaya membina dan menjaring atlet-atlet muda potensial di Kabupaten Bandung.
.
“Kami beserta IESPA Kabupaten Bandung, Diskominfo, dan rekan-rekan Telkomsel menggelar turnamen Esports Kapolri Cup,” ujar Yopi.
.
Menurutnya, seluruh peserta berasal dari Kabupaten Bandung dengan total 16 tim yang berkompetisi secara ketat untuk meraih hasil terbaik. Para juara nantinya akan mendapat kesempatan mewakili daerah pada tingkat yang lebih tinggi, mulai dari Polda Jawa Barat hingga Mabes Polri.
.
“Nantinya para pemenangnya akan bertanding kembali di tingkat Polda maupun di tingkat yang lebih tinggi yaitu di Mabes Polri,” jelasnya.
.
Lebih jauh, Yopi menegaskan bahwa kompetisi ini menjadi langkah strategis dalam menemukan dan membina bibit-bibit atlet muda yang berpotensi menorehkan prestasi di bidang e-sports.
.
“Kami menjaring bibit muda yang nantinya akan menjadi atlet di bidang Esports,” katanya.
.
Untuk menjaga integritas kompetisi, panitia menghadirkan pengawasan ketat dari juri IESPA dan Polresta Bandung. Berbagai potensi pelanggaran, termasuk penggunaan aplikasi atau teknologi yang tidak sesuai aturan permainan, diantisipasi sejak awal guna memastikan seluruh pertandingan berlangsung adil dan sportif.
.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat jejaring dan silaturahmi antarkomunitas e-sports.
.
“Hari ini tentunya saya apresiasi dengan Kapolresta Bandung yang sudah mengadakan pertandingan Esports ini menuju Piala Kapolri,” ujar Emma.
.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai sarana edukasi, pembinaan, dan pengembangan prestasi atlet muda di era digital.
.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi ajang edukasi dan silaturahmi antar sesama penggiat Esports,” tuturnya.
.
Emma juga menegaskan komitmen KORMI Kabupaten Bandung untuk terus mendukung berbagai program pembinaan olahraga masyarakat, termasuk cabang olahraga berbasis teknologi yang kini semakin diminati generasi muda.
.
“Mudah-mudahan siapapun yang menang bisa mewakili Polresta Bandung ke Polda Jabar dan tentunya sampai Kapolri,” pungkasnya.
.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, e-sports telah menjelma menjadi ruang produktif bagi anak muda untuk berprestasi. Melalui Turnamen E-Sports Kapolri Cup, para peserta tidak hanya berlomba meraih kemenangan, tetapi juga belajar tentang disiplin, kolaborasi, dan semangat pantang menyerah. Dari Gedung Sabilulungan Polresta Bandung, harapan akan lahirnya atlet-atlet e-sports berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional pun semakin terbuka lebar.
(Ifal)
